LDK Gelar Pelatihan Jurnalistik, Hadirkan Harry Porwanto sebagai Pemateri
Lembaga Dakwah Kampus (LDK) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Jurnalistik sebagai upaya meningkatkan kapasitas anggota dalam bidang kepenulisan dan media. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri oleh puluhan peserta yang berasal dari berbagai latar belakang minat jurnalistik.
Pelatihan jurnalistik tersebut menghadirkan Harry Porwanto sebagai narasumber utama. Dalam kesempatan ini, Harry Porwanto membagikan pengalaman serta pengetahuannya seputar dunia jurnalistik, mulai dari dasar-dasar penulisan berita, teknik wawancara, hingga etika jurnalistik yang harus dijunjung tinggi oleh seorang jurnalis.
Dalam pemaparannya, Harry Porwanto menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, seorang jurnalis tidak hanya dituntut mampu menulis dengan baik, tetapi juga harus bertanggung jawab terhadap informasi yang disampaikan kepada publik. “Tulisan yang baik adalah tulisan yang jujur, berimbang, dan memberi manfaat,” ujarnya di hadapan peserta.
Kegiatan ini juga dikemas secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak aktif mengajukan pertanyaan seputar tantangan jurnalistik di era digital, khususnya dalam menghadapi arus informasi yang cepat dan maraknya berita hoaks. Harry Porwanto memberikan berbagai tips praktis agar peserta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang kredibel dan menarik.
Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi anggota LDK untuk mengembangkan media dakwah yang informatif dan inspiratif. “Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, peserta mampu mengaplikasikan ilmu jurnalistik secara nyata, baik dalam media kampus maupun media sosial,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya Pelatihan Jurnalistik ini, LDK menunjukkan komitmennya dalam mencetak kader yang tidak hanya aktif dalam kegiatan dakwah, tetapi juga cakap dalam menyampaikan pesan melalui tulisan yang berkualitas dan bertanggung jawab.





